Merayakan Hari Selapanan Cucu Pak Edy: Amigo Group Adakan Tradisi Pesta Kecil-Kecilan
Senin, 9 Februari 2026 — Keluarga besar Amigo Group turut merayakan momen penuh makna dalam budaya Jawa, yakni hari Selapanan cucu Bapak Edy Sulistyanto. Perayaan ini dilaksanakan secara sederhana namun khidmat sebagai wujud rasa syukur atas tumbuh kembang sang cucu yang telah menginjak usia 35 hari.
Dalam tradisi Jawa, Selapanan merupakan ritual yang dilakukan ketika bayi berusia 35 hari, hasil perhitungan dari kalender Jawa yang menggabungkan siklus 7 hari (Senin–Minggu) dan 5 hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Perkalian antara tujuh dan lima inilah yang menghasilkan 35 hari, yang juga menandai kembalinya weton kelahiran sang bayi.
Tradisi ini menjadi pengingat bahwa seorang anak telah melewati fase awal kehidupan dan mulai mengalami perubahan, baik secara fisik maupun batin. Dalam kepercayaan Jawa, menjelang usia ini bayi kerap mengalami perubahan kondisi tubuh, seperti peningkatan suhu, gelisah, atau sering menangis, yang dimaknai sebagai bagian dari proses tumbuh kembangnya.
Cucu tercinta Bapak Edy yang tumbuh sehat, cantik, dan jelita ini diberi nama Reina Wardhana, buah hati dari pasangan Bapak Kenneth dan Ibu Metta. Meski saat ini berada jauh di Australia bersama orang tuanya, doa dan harapan terbaik terus mengalir dari keluarga besar Amigo Group.
Pembukaan Acara
Rangkaian acara Selapanan dibuka dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Master of Ceremony (MC) mengawali acara dengan mengajak seluruh hadirin untuk menyatukan hati dalam suasana kebersamaan. Seluruh karyawan yang hadir menundukkan kepala sejenak, memanjatkan doa agar Reina Wardhana senantiasa diberikan kesehatan, kecerdasan, keselamatan, serta kelak menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan berguna bagi sesama.
Doa-doa yang dipanjatkan menjadi simbol rasa syukur atas anugerah kehidupan serta harapan akan masa depan sang anak yang penuh keberkahan.
Sambutan oleh MC
Usai doa bersama, MC melanjutkan acara dengan membacakan susunan rangkaian kegiatan Selapanan. Dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, MC mengajak seluruh hadirin untuk mengikuti acara dari awal hingga akhir sebagai bentuk kebersamaan dan pelestarian budaya Jawa yang sarat makna.
Sambutan Perwakilan Amigo Group
Acara dilanjutkan dengan sambutan perwakilan Amigo Group. Dalam sambutannya, perwakilan manajemen menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara Selapanan ini serta mendoakan agar Reina Wardhana selalu diberi kesehatan, perlindungan, dan keberkahan dalam setiap langkah kehidupannya.
Disampaikan pula bahwa Amigo Group tidak hanya menjunjung nilai profesionalisme dalam bekerja, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan budaya lokal, salah satunya melalui perayaan tradisi Selapanan ini.
Sambutan Perwakilan Prakerin/Magang
Rangkaian sambutan kemudian dilanjutkan oleh perwakilan peserta Prakerin/Magang. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswi perwakilan menyampaikan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelahiran Reina Wardhana serta doa-doa terbaik agar sang cucu Bapak Edy tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan membawa kebahagiaan bagi keluarga.
Sambutan ini menjadi bukti bahwa kegiatan Selapanan tidak hanya bermakna bagi keluarga inti, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran budaya bagi generasi muda yang tengah menjalani proses magang di Amigo Group.
Sambutan Komisaris
Sebagai penutup rangkaian sambutan, Bapak Edy Sulistyanto selaku Komisaris Amigo Group memberikan sambutan penuh makna. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh karyawan yang telah mempersiapkan acara dengan baik sehingga dapat berjalan lancar.
Dalam sambutannya, Pak Edy juga membagikan cerita mengenai kehidupan cucunya yang saat ini berada di Australia, serta mengungkapkan rasa syukur dan doa agar sang cucu senantiasa berada dalam lindungan Tuhan.
Tak lupa, beliau mengajak peserta Prakerin/Magang untuk memahami makna kata “Selapanan”, sekaligus menjelaskan filosofi tradisi tersebut kepada seluruh hadirin. Pak Edy juga menjelaskan makna tumpeng dan bancaan yang disajikan, yang terdiri dari berbagai makanan dengan simbol dan filosofi tersendiri.
Dalam bancaan Selapanan, terdapat menu wajib seperti nasi putih dan gudangan (urap) yang disajikan dalam pincuk daun pisang, melambangkan kesederhanaan dan kesucian hidup. Lauk tambahan seperti telur rebus melambangkan asal mula kehidupan, sementara ikan asin melambangkan ketahanan, kekuatan, dan kemampuan beradaptasi. Keseluruhan hidangan tersebut dihadirkan dengan harapan agar sang bayi kelak menjadi pribadi yang bermanfaat, tangguh, dan membahagiakan lingkungan sekitarnya.
Pemotongan Tumpeng Selapanan
Setelah seluruh sambutan selesai, tibalah pada momen yang paling dinanti, yaitu pemotongan tumpeng Selapanan. Pemotongan tumpeng dilakukan langsung oleh Bapak Edy Sulistyanto dan diserahkan kepada perwakilan karyawan Amigo Group, sebagai simbol berbagi berkah dan doa agar seluruh keluarga besar Amigo turut merasakan keberkahan dari momen tersebut.
Foto Bersama, Makan Bersama, dan Penutup
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh karyawan, yang menjadi salah satu momen paling berkesan dalam kebersamaan keluarga besar Amigo Group. Setelah itu, seluruh hadirin menikmati makan bersama dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan kebersamaan.
Rangkaian acara Selapanan pun ditutup dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan.
Pesan Moral
Tradisi Selapanan atau selamatan bayi berusia 35 hari merupakan warisan budaya Jawa yang patut dijaga agar tidak terkikis oleh arus modernisasi. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur seperti rasa syukur, kebersamaan, kepedulian sosial, dan keharmonisan hidup.
Melalui acara ini, Amigo Group menunjukkan komitmennya dalam nguri-uri budaya Jawa, sekaligus menjadikan tradisi sebagai sarana mempererat silaturahmi antar karyawan. Selapanan bukan sekadar ritual, melainkan wujud doa, ikhtiar, dan harapan agar generasi penerus tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berakhlak, dan berguna bagi masyarakat.
